welcome to my blog, hari ini admin mau ngebahas tentang bunyi nih ..
check it out yea ...
Pengertian Bunyi
Bunyi adalah
sesuatu yang dihasilkan dari suatu getaran. Bunyi termasuk gelombang
longitudinal yang merambat lurus kegala arah dari sumber tersebut.
Syarat terjadinya dan terdengarnya bunyi adalah
a. Ada
sumber bunyi (benda yang bergetar)
b. Ada medium (zat
antara untuk merambatnya bunyi)
c. Ada
penerima bunyi yang berada di dekat atau dalam jangkauan sumber bunyi
Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi 3
yaitu :
1. Bunyi Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya
< 20 Hz. bunyi ini tidak dapat didengarkan oleh manusia namun dapat
didengarkan oleh laba-laba, jangkrik dan lumba-lumba.
2. Bunyi audiosonik adalah bunyi yang
frekuensinya diantara 20 Hz - 20.000 Hz. bunyi jenis inilah yang dapat
didengarkan oleh manusia.
3. Bunyi ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya > 20.000
Hz. bunyi jenis ini juga tidak dapat di dengarkan manusia. hewan yang mampu
mengarkan bunyi jenis ini adalan lumba2, jangkrik, anjing....dll
Well,, readers kalo ada bunyi pasti ada nada dong.. hehehe
Nah, readers tau nggak apa itu nada..??
selamat mengetahui ... ^_^
Nada dan
Desah
Nada adalah bunyi yang
frekuensinya tetap. Desah adalah bunyi yang
frekuensinya tidak teratur. Nada bunyi bergantung pada frekuensi sumber bunyi.
Semakin tinggi frekuensi sumber bunyi, semakin tinggi nada bunyi yang
dihasilkannya. Sebaliknya, semakin rendah frekuensi sumber bunyi, semakin
rendah nada bunyi yang dihasilkannya.
Kuat Bunyi
Kuat Bunyi (Intensitas
Bunyi) adalah keras atau lemahnya bunyi yang terdengar. Kuat bunyi bergantung pada
amplitudo. Semakin besar amplitudo getaran sumber bunyi, semakin keras bunyi
yang dihasilkan. Sebaliknya, semakin kecil amplitudo getaran sumber bunyi,
semakin lemah bunyi yang dihasilkannya. Telinga manusia dapat mendeteksi bunyi
dengan intensitas serendah 10-12 W/m2 dan
setinggi 1 W/m2. Tingkat Intensitas, β, dari bunyi didefinisikan
dalam intensitasnya, I, sebagai berikut :
(dalam dB)
dimana I0 adalah intensitas tingkat
acuan, dan logaritma adalah dari basis 10. I0 biasanya
diambil dari intensitas minimum yang dapt didengar manusia (ambang pendengaran).
Kualitas Bunyi
atau Timbre
Umumnya, sumber nada tidak bergetar hanya pada nada
dasarnya, tetapi disertai pula oleh nada‑nada atasnya. Gabungan nada dasar dan
nada‑nada atas menghasilkan bentuk gelombang tertentu untuk setiap sumber nada
yang menunjukkan kualitas bunyi atau timbre dari sumber nada. Sebagai contoh,
nada suling dan nada terompet pada frekuensi yang dibedakan bunyinya.
Cepat Rambat Bunyi
Cepat rambat bunyi adalah jarak yang ditempuh oleh bunyi tiap satuan waktu.
Faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat bunyi
a. Medium
tempat gelombang bunyi itu dirambatkan
b. Suhu
Cepat rambat bunyi pada beberapa medium :
Medium
|
Kecepatan (m/s)
|
Udara
|
340
|
Alkohol
|
1.240
|
Air
|
1.500
|
Kayu oak
|
3.850
|
Kaca
|
4.540
|
Besi
|
5.100
|
Suhu Udara (⁰ C)
|
Kecepatan (m/s)
|
0
|
332
|
15
|
340
|
25
|
347
|
Cepat rambat bunyi dirumuskan sebagai berikut :
V = s : t
Keterangan:
v = cepat rambat bunyi (m/s)
s = jarak yang ditempuh (m)
t = waktu tempuh (s)
v = cepat rambat bunyi (m/s)
s = jarak yang ditempuh (m)
t = waktu tempuh (s)
Ini readers gambar rumus cepat rambat bunyi, so biar lebih cepat inget nya ..
well, sampai disini dulu ya.. Ntar admin bakal share info lebih banyak lagi..
akhir kata.. :"(
wassalammualaikum wr.wb
anyeong ....
Bagus , sangat membanty
BalasHapusThx prill 😂
HapusWah.. thx min materinya..
BalasHapusThx gigis
Hapusterimakasih sudah memebantu saya dalam belajar.post anda sangat berguna.
BalasHapusSama2, terimakasih atas kunjungannya 😊
HapusSangat membantu sekali . Terima kasih atas informasinya .
BalasHapusTerimakasih atas kunjungannya
BalasHapus